22 Agustus 2008

Sekolah dan Rumah Guru di Kalbar Memprihatinkan (REDAKSI YTH KOMPAS)

SD Negeri 11 Sungai Besar di Kecamatan Bunut Hulu, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, sejak dibangun tahun 1990 sampai sekarang belum pernah direhabilitasi. Atap bocor di mana-mana. Kasihan anak-anak sekolah bila musim hujan tiba. Harus ke sana ke mari mencari tempat yang tidak bocor, tetapi mereka tetap saja terkena hujan.

Kapan instansi yang berwenang memperbaiki sekolah yang terletak di pelosok desa ini? Padahal, kata Edi Mustapa (seorang pemuka masyarakat setempat), anggota DPR, Ishak Saleh, pernah datang meninjau sekolah yang sudah rusak ini. Tak ada tindak lanjut. Tak hanya atap yang rapuh dimakan usia, tetapi juga dinding dan lantai. Bila hujan deras dan angin kencang, para siswa dipulangkan.

Begitu juga rumah guru: bocor di sana-sini dengan dinding dan lantai yang reyot. Kapan SD Negeri 11 dan rumah guru diperbaiki? Para guru hanya bisa menunggu tanpa kepastian.

Guru-guru yang bertugas mendidik sumber daya manusia untuk generasi mendatang menjadi kurang bersemangat karena fasilitas tak memadai dan sangat membahayakan.
Idham Khalib Jalan Ampera Gang Cahaya, Pontianak, Kalimantan Barat

http://cetak.kompas.com/read/xml/2008/08/22/00253838/redaksi.yth

Tidak ada komentar: