22 Mei 2008

Mendiknas: Pendidikan Kebangsaan Perlu Konsep Jelas

Selasa, 20 Mei 2008 - YOGYAKARTA--MI: Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) Bambang Sudibyo mengatakan pendidikan kebangsaan memerlukan konsep operasional yang jelas sehingga tujuan utamanya tercapai.

"Konsep operasional itu harus menekankan kepada indikator keberhasilan pendidikan yang menyangkut program pendidikan untuk jangka pendek dan panjang," katanya saat pencanangan pendidikan kebangsaan di SMAN 11 Yogyakarta, Selasa (20/5).

Dikatakannya, konsep pendidikan kebangsaan ini diadopsi dari konsep pendidikan yang diluncurkan UNESCO, yaitu pendidikan untuk semua, pendidikan sepanjang masa dan pendidikan untuk pembangunan berkelanjutan. "Saya bebaskan SMAN 11 untuk menyusun kurikulumnya sendiri yang disesuaikan dengan konsep pendidikan kebangsaan yang ada," katanya.

Konsep pendidikan kebangsaan di sekolah ini sama seperti yang diterapkan SMA Taruna Nusantara Magelang. Jika nanti proses pendidikan kebangsaan ini berhasil, maka bisa disebarluaskan di sekolah-sekolah di sekitarnya. Ia mengatakan, konsep pendidikan kebangsaan dapat dipandang sebagai proses pencerahan pendidikan indonesia yang bertujuan memberi keseimbangan pendidikan antara kecerdasan otak, kecerdasan hati serta kecerdasan kinestetik.

"Alasan utama dicanangkannya pendidikan kebangsaan karena nilai kebangsaan yang dimiliki generasi muda mulai luntur, jika nilai itu tidak ada lagi maka tidak akan ada integritas diri yang mampu bersaing di era global," katanya.

Selain mencanangkan pendidikan kebangsaan, Mendiknas pada kesempatan itu juga meresmikan kembali bangunan sekolah SMAN 11 yang rusak akibat gempa. (Ant/OL-03)

Tidak ada komentar: