29 Februari 2008

Pemkot Denpasar Bebaskan Uang Gedung

Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar, Provinsi Bali, mulai tahun ajaran 2008 membebaskan uang gedung bagi semua siswa baru yang akan masuk sekolah negeri. Urusan gedung merupakan kewajiban pemerintah untuk memperbaiki kalau mengalami kerusakan.
Hal tersebut dikatakan Wali Kota Denpasar, AA Puspayoga saat menyampaikan sambutan pada Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Denpasar di Lapangan Puputan Badung, Rabu (27/2).
"Dengan pembebasan biaya gedung ini saya berharap pendidikan di Denpasar semakin maju. Orangtua siswa tidak perlu memikirkan uang gedung sehingga biaya yang dikeluarkan bisa dipakai untuk keperluan lain," katanya.
Untuk menguatkan instruksi ini, Pemkot Denpasar sudah mengeluarkan surat keputusan yang membebaskan siswa di Denpasar dari pungutan uang gedung. Sekolah hanya diperkenankan memungut uang sumbangan wajib dan sumbangan sukarela yang besarannya mengacu pada kemampuan masing-masing siswa berdasarkan persetujuan rapat komite sekolah.
Lingkungan Hidup
Diingatkan tentang isu lingkungan hidup yang semakin memerlukan perhatian semua komponen masyarakat. "Jika tidak diperhatikan dan tidak ditangani sejak dini, masalah lingkungan akan menjadi bom waktu bagi Kota Denpasar," ujarnya.
Ada tiga masalah utama lingkungan hidup yang mesti segera mendapat penanganan serius yakni masalah abrasi di Pantai Sanur, masalah limbah dan masalah sampah.
Masalah abrasi di Pantai Sanur sudah dapat ditangani dengan baik berkat kerja sama semua pihak. "Karena memerlukan dana sampai ratusan miliar rupiah, tidak mungkin ditanggung melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota maupun APBD Provinsi, bahkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara. Dengan bantuan Pemerintah Jepang, penanganan abrasi di Pantai Sanur sudah berhasil," katanya.
Masalah limbah rumah tangga juga memerlukan dana ratusan miliar, hingga kini sudah dapat ditangani dengan manajemen limbah secara modern melalui proyek Denpasar Sewarage Development Project. Ini tidak dapat diselesaikan hanya mengandalkan pemerintah, harus mendapatkan dukungan dari seluruh elemen masyarakat.
Dikatakan, masalah sampah yang merupakan masalah serius sebuah kota saat ini sudah dilakukan dengan penanganan pengolahan sampah secara terpadu melalui Sarbagita. Ada beberapa proyek yang dilakukan kurang populer, tetapi untuk kepentingan rakyat, hal ini harus dilakukan. [137]




Tidak ada komentar: