Tampilkan postingan dengan label liburan sekolah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label liburan sekolah. Tampilkan semua postingan

30 Juni 2008

LIBURAN SEKOLAH, Menarik Minat Pengunjung dengan Air dan Film

Kompas/Totok Wijayanto / Kompas Images
Anak-anak bersama orangtuanya memenuhi Pantai Timur Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta, untuk berenang, Minggu (29/6). Tempat-tempat wisata, seperti Ancol, ramai dipadati pengunjung pada musim libur sekolah
.

Musim liburan sekolah menjadi momen yang paling ditunggu-tunggu setiap keluarga. Sederet keinginan sang buah hati untuk berlibur pun telah menanti. Dengan tingkat kejenuhan yang cukup tinggi, biasanya anak-anak ingin menikmati libur sambil mencoba sesuatu yang baru.

Kondisi tersebut menuntut berbagai terobosan baru dari pengelola tempat wisata. Mereka harus pintar-pintar mencari inovasi program yang sesuai dengan kebutuhan publik saat ini.

Renovasi fasilitas dan penambahan arena permainan baru ternyata masih menjadi pilihan favorit. Para pengelola beberapa tempat wisata di Jakarta dan Bogor berlomba-lomba menggoda minat pengunjung lewat sensasi air hingga kecanggihan teknologi.

Taman Wisata Mekarsari, Bogor, memilih tema "Water Adventures Holiday" dalam liburan kali ini. Pihak pengelola mengeksploitasi Danau Cipicung, danau seluas 27 hektar yang ada di dalam tempat wisata, dengan berbagai permainan, seperti floating donut, giant bubble, kano, banana boat, aquabike, dan bebek air.

"Kami mengangkat tema air karena saat ini sedang booming," tutur Asisten Manajer Marketing Taman Wisata Mekarsari, Purwadi, Sabtu (28/6).

Berbagai inovasi juga dilakukan pengelola Taman Impian Jaya Ancol. Meskipun mampu menyedot hingga satu juta pengunjung tiap bulannya, wahana baru tetap menghiasi Dunia Fantasi (Dufan) dalam liburan kali ini. Teater tiga dimensi Extreme Log yang diluncurkan pada Maret lalu menjadi andalan Dufan kali ini.

Bagi kalangan menengah ke atas, pertunjukan stuntman Police Academy dari Italia bisa menjadi pilihan menarik. Dengan uang Rp 100.000 (>small 2<vip>small 0<) dan Rp 75.000 (bisnis), pengunjung akan disuguhi aksi terampil para stuntman film James Bond mengendarai mobil secara ekstrem. Mereka juga menampilkan keberanian melompat tanpa alat pengaman.

Adapun di Gelanggang Samudera, pihak pengelola memutar film baru empat dimensi Monster of The Deep. Selain itu, anak-anak akan disuguhi penampilan sekaligus penelitian tentang paus sebagai salah satu mamalia laut. "Kami ingin masyarakat tak hanya enjoy, tetapi dapat sesuatu yang berkesan ketika berkunjung ke Ancol," ujar Direktur Utama PT Pembangunan Jaya Ancol Budi Karya Sumadi.

Berbagai inovasi itu pun dipicu keinginan pihak pengelola menjadikan Ancol sebagai kawasan wisata one stop service. Menurut Budi, Ancol ingin menawarkan sesuatu yang lebih dari para kompetitor di bidang hiburan, seperti televisi dan mal. "Masyarakat semakin kritis sehingga kami berharap mereka pun mendapatkan wawasan lebih saat berkunjung ke Ancol," katanya.

Seolah tak mau kalah, upaya memperelok diri juga dilakukan Kebun Binatang Ragunan. Selain berbagai atraksi hewan, pihak pengelola menambah fasilitas hiburan, seperti kereta keliling, pemancingan, dan arena out bond. "Pada liburan kali ini kami ingin memperluas rekreasi bagi para pengunjung," tutur Kepala Humas Kebun Binatang Ragunan Wahyudi Bambang.

Upaya berbenah diri yang dilakukan ketiga tempat wisata tersebut ternyata tak diikuti Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Menurut Kepala Humas TMII Jerrimias Lahama, tidak ada perbedaan konsep dalam liburan kali ini. Tema yang diusung pun sama dengan tahun lalu, yakni Pekan Liburan Sekolah. Wahana terbaru berupa teater empat dimensi pun sudah ada sejak tahun lalu.

"Kami tetap menawarkan konsep berlibur yang memadukan sisi tradisional dengan modern," ungkap lelaki yang akrab disapa Jerry itu.

Meskipun tidak ada penambahan wahana baru, upaya mempercantik danau yang ada di tengah kawasan wisata TMII diharapkan mampu menarik minat pengunjung di masa liburan sekarang ini. (RIZ/CHE)

http://cetak.kompas.com/read/xml/2008/06/30/01590826/menarik.minat.pengunjung.dengan.air.dan.film

28 Juni 2008

Liburan untuk Belajar

Memadukan dunia pendidikan dan hiburan bagi keluarga Indonesia untuk lebih mengakrabkan diri antaranggota keluarga

Atraksi Dinosaurus digelar di Plaza Tenggara Senayan, Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis (19/6). Pertunjukan tersebut berlangsung 21 Juni hingga 20 Juli 2008 mendatang, dari pukul 09.00 - 21.00 WIB dengan harga tiket masuk Rp.150.000 per orang.

[JAKARTA] Liburan bukan berarti menghamburkan uang, namun bisa diisi dengan belajar. Untuk itu, Caldera Indonesia menyulap Parkir Utara Gelora Bung Karno Jakarta yang luasnya sekitar 3.500 hektare menjadi Kampoeng Maen Fair, 28-29 Juni 2008. Kegiatan yang diselenggarakan selama dua hari itu memadukan dunia pendidikan dan hiburan bagi keluarga Indonesia untuk lebih mengakrabkan diri antaranggota keluarga.

Kampoeng Maen Fair diperuntukkan bagi anak usia taman kanak-kanak hingga sekolah dasar dengan mengemas konsep permainan-permainan dengan permasalahan yang unik. Dengan tiket seharga Rp 25.000 per orang, Keluarga Indonesia diajak masuk ke tujuh zona yang bervariasi.

Bagi pengunjung yang ingin bermain secara beramai-ramai Kampung Keluarga menyediakan permainan seperti Tower Building, Three on Three, yang dapat dimainkan tiga - lima orang. Sedangkan untuk anak yang ingin mengembangkan kreativitas, Kampung Tradisional menyediakan sarana bagi anak untuk mengasah kreativitas. Di dalamnya disediakan permainan seperti, membatik, menganyam place mat dan piring lidi, merangkai janur, dan mengolah sabut kelapa. Melalui permainan itu anak-anak diajak untuk menikmati keindahan budaya Indoesia.

Sementara bagi anak yang menyukai permainan yang menegangkan, Kampung Petualang hadir dengan jenis permainan tali temali dan memanjat seperti High Rope Course, Flying Fox, Climbing Wall, dan BMX Track. Zona ini dapat memacu adrenalin, keberanian, dan kemampuan anak untuk mengambil risiko. Sekitar 1.000 hektare lahan dirancang agar anak-anak mempunyai ruang yang cukup bergerak.

Variasi lain yang tak kalah menarik adalah Kampung Karya. Di dalam zona ini anak-anak disodori berbagai macam keterampilan seperti menjadi presenter, merias wajah, modeling, rancang bangun, kreasi sabun, dan merakit mobil. Zona ini membantu anak untuk mengenal beragam profesi dan memberi gambaran mereka tentang cita-cita di masa depan. Setiap permainan didampingi pemandu.

Pada zona Kampung Pengetahuan anak-anak diajak mengenal bagaimana cara kerja tabung gosip, gelombang transferal, hidrolik, lampu disko, alarm/infra-red, dan electric. Di zona itu Caldera Indonesia menggandeng Pusat Peragaan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (PP Iptek) untuk menyediakan 30 jenis peraga yang berkaitan dengan pelajaran matematika dan fisika.

Di zona Kampung Rasa, panitia menyiapkan berbagai macam peralatan memasak dan bahan-bahan untuk membuat kue. Zona itu hanya diperuntukkan bagi anak berusia di atas enam tahun karena cenderung berbahaya dan berhubungan dengan api. Di dalam zona itu pula disediakan juga cara membuat cokelat, martabak, kue putu, kue serabi, nagasari, harum manis, dan milk shake.

Taman Dinosaurus

Sementara itu, bagi yang ingin melihat reprika dinosaurus, dan sejumlah taman bermain, SCTV bekerja sama dengan B-Edutaiment menghadirkan robot replika dinosaurus dari Universal Studio dalam "Summer Holidays with SCTV & Dinosaurus" selama sebulan pada 21 Juni-20 Juli 2008 di Plaza Tenggara, Senayan, Jakarta.

Sebanyak 30 robot dinosaurus Jurassic Park dipertontonkan dengan nuansa yang benar-benar asri sebagaimana zaman purbakala. Mulai dari pohon-pohonnya yang langka, binatang-binatang hutan selain dinosaurus seperti burung, juga pada awal pintu masuk pengunjung akan disambut dengan kerangka dinosaurus dan manusia purba.

Binatang purba Jurassic Park yang akan dipertontonkan adalah jenis T-Rex, Raptor, Brachiosaurus, Triceratops, Stegosaurus dan beberapa jenis lainnya yang bisa dilihat secara dekat di zona-zona yang dibangun secara khusus oleh B-Edutaiment. Pengunjung dapat secara mudah mendekat ke makhluk raksasa tersebut. Selain itu, efek lampu dan suara akan membawa suasana seperti apa adanya.

Yang paling spektakuler adalah robot dari jenis Apatosaurus yang memiliki ukuran tinggi 11 meter dan panjang 21 meter. Robot ini mampu menggerak-gerakkan kepala dan ekornya. Dengan melihat skala yang sesungguhnya, anak-anak diharapkan mampu tergugah minatnya untuk mempelajari ilmu pengetahuan lebih dalam lagi tentang kehidupan di masa lampau.

Robot dinosaurus dipertunjukkan di dalam tenda berpendingin seluas lebih dari satu hektare selama satu bulan. Ajang ini juga bisa dikategorikan yang terbesar, terlama dan relatif berbiaya termahal untuk tontonan di dalam tenda untuk keluarga di Indonesia. Robot-robot ini didatangkan melalui 20 kontainer ini pun di-setting sedemikian rupa sehingga para pengunjung seolah berada di taman Jurassic Park.

Harga Variatif

Area ini dapat menampung sekitar 15.000 orang. Harga Tiket pun bervariatif, antara Rp 150.000, Rp 120.000. Meskipun demikian, SCTV akan memberi keringanan harga bagi anak-anak yatim piatu. Senior Manajer Humas SCTV, Budi Darmawan mengatakan pertunjukan ini untuk mengingatkan manusia pada zaman yang sudah punah. Ajang ini sekaligus mengingatkan pengunjung untuk memelihara lingkungan dan menjaga ekosistem.

Budi juga menambahkan, Bagi mereka yang menggemari film Jurassic Park I, II dan III dapat langsung menemui binatang ini secara langsung, dengan ukuran yang sebenarnya. Selain menghibur, ajang kali ini dibuat sebagai edukasi terhadap anak-anak.

Selain itu, ada zona khusus dimana fragmen-fragmen tentang purbakala akan dihadirkan, seperti menceritakan sejarahnya dinosaurus, tentang fosil, batu-batuan, telut-telur dinosaurus, ekosistem dan lingkungan saat itu. Sebanyak 15 "gurusaurus" akan dikerahkan untuk memberikan penjelasan bagi mereka yang ingin bertanya tentang dinosaurus dan sekitarnya.

Para aksi dinosaurus akan dimeriahkan dengan kehadiran beberapa artis sinetron SCTV yang turut berlibur bersama keluarganya pada beberapa stand yang terdapat di lokasi. Artis dan pengunjung dapat berfoto dalam gerai Flintstone Family, serta foto bersama dua dinosaurus yang lucu.

Di lokasi itu, penyelenggara juga menggelar festival dram untuk anak, festival hotdog, kegiatan karnaval, stand Dino Simulator Dino Movie 3D. Pengunjung juga dapat melengkapi koleksi souvenir dinosaurus sambil melakukan interaksi dengan dinosaurus yang berada di kandangnya masing-masing.

Selain beragam acara tersebut, pertunjukan ini akan menghadirkan karnaval-karnaval lainnya. Antara lain mini marching band, juggling, street magic, Kids Drum Competition, atau story telling di luar area tenda. Di kawasan ini, para pengunjung bisa menikmati kawasan hutan Senayan sambil menikmati beragam makanan dan minuman.

Pertunjukan ini pernah sukses tahun 2007 di Thailand. Lebih dari 200.000 pengunjung di berbagai usia memadati pertunjukannya. Jakarta adalah tempat kedua dalam rangkaian turnya di Asia. Selanjutnya pada bulan Agustus nanti, Dinosaurus Alive World Tour akan melanjutkan tur di Kuala Lumpur sebagai penutup agenda Visit Malaysia Year 2008. Kemudian rombongan besar ini akan menuju Mumbai (India), Dubai (Uni Emirat Arab) dan terakhir menutup pertunjukan di Manila tahun 2008. [DGT/U-5/A-18]

http://www.suarapembaruan.com/News/2008/06/28/index.html

26 Juni 2008

Empat Siswa Tenggelam di Anyer - Acara Perpisahan Sekolah

Serang, Kompas - Empat siswa Madrasah Tsanawiyah Al Kautsar, Depok Timur, Jawa Barat, tenggelam saat berenang di Pasauran, Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang, Banten. Hingga Rabu (25/6), dua siswa ditemukan tewas dan dua lainnya belum juga ditemukan.

Keempat siswa itu berangkat dari Depok bersama rombongan siswa dan guru Madrasah Tsanawiyah (MTs) Al Kautsar pada Selasa pagi lalu. Mereka tiba di sebuah vila di Pantai Pasauran pada siang hari untuk mengikuti acara perpisahan sekolah.

Pada sore hari, para siswa mulai bermain di pantai yang berada di antara kawasan Anyer dan Carita itu. Meski sudah dilarang, ada tujuh siswa MTs Al Kautsar yang tetap berenang hingga ke tengah pantai. Namun, menjelang petang, ombak tinggi tiba-tiba datang menghantam pantai. Tiga siswa di antaranya, M Yazid, M Farhan, dan M Ridwan, berhasil menyelamatkan diri.

Akan tetapi, empat siswa lain, yakni M Fazrinal, Nanang Mahfudin, Aziz Al Bukhari, dan Debriyanto, hilang terseret ombak. Tubuh Fazrinal ditemukan tewas mengambang di sekitar Pantai Pasauran pada Selasa malam. Malam itu juga, jenazah dibawa kembali ke Depok, setelah divisum di Rumah Sakit Krakatau Medika (RSKM).

Tubuh Aziz ditemukan tewas mengapung di pantai sebuah hotel di kawasan Cinangka pada Rabu pagi sekitar pukul 08.30. Jenazah Aziz baru dibawa kembali ke Depok pada siang hari.

Sementara itu, hingga Rabu malam, dua korban lainnya belum ditemukan. Saat ini, beberapa guru bersama keluarga dan kerabat dekat Nanang dan Debriyanto masih menunggu di sekitar Pantai Pasauran.

Direktur Polisi Air (Pol Air) Kepolisian Daerah Banten Ajun Komisaris Alex Fauzi Rasyad mengatakan, pihaknya masih mencari dua siswa MTs yang hilang. Pol Air menurunkan Tim SAR yang berjumlah 12 orang. Pol Air juga sudah meminta bantuan Tim SAR Lanal Banten dan Kepolisian Sektor Cinangka. Polisi juga sudah memeriksa dua guru MTs Al Kautsar, yakni Ahmad Mubarok dan Afif. Mereka dimintai keterangan seputar kronologi tenggelamnya siswa itu.

Ombak tinggi

Berdasarkan pantauan, ombak di sekitar Pantai Pasauran memang tergolong tinggi. Sesuai data dalam situs resmi Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG), saat ini ketinggian ombak di Selat Sunda mencapai 1,25 meter-2 meter.

Untuk diketahui, Pantai Pasauran yang juga dikenal dengan nama Pantai Jambu berada di antara kawasan Pantai Anyer dan Carita. Ombak tinggi kerap terjadi di pantai tersebut, terutama menjelang sore hingga malam hari.

Berdasarkan catatan, sejak tahun 2006 sudah lebih dari lima wisatawan tewas tenggelam di Pantai Jambu. (NTA)
http://cetak.kompas.com/read/xml/2008/06/26/01490252/empat.siswa.tenggelam.di.anyer

23 Juni 2008

Liburan, Hiburan, dan Pendidikan









Warga memperhatikan pesawat MIG-21 serta tank dan panser yang tersimpan di Museum Sejarah TNI, Satria Mandala, Jakarta.

BELAJAR MEMBATIK - Seorang anak dan sejumlah warga belajar membatik di Museum Tekstil, Tanah Abang, Jakarta, Kamis (19/6). Pelatihan ini dibuka setiap hari Selasa hingga Minggu dari pukul 9.00-15.00 WIB. Memasuki masa liburan sekolah, banyak anak-anak mengisi waktunya dengan belajar membatik dan tidak sedikit pula warga Jakarta yang mengisi waktu luangnya di tempat itu.

Liburan kini telah tiba. Itulah musim yang paling dinantikan anak-anak setiap tahun. Setelah berkutat dengan pelajaran sekolah, tentu saja anak-anak merindukan waktu bebas untuk berkumpul bersama keluarga atau bergembira ria dengan teman.

Sebagian anak yang libur diajak orangtuanya berlibur ke luar kota. Tetapi, sebagian lainnya ada yang memilih berputar-putar di kota mengunjungi beberapa tempat, dan ada pula yang hanya bisa berlibur di rumah, mungkin karena faktor biaya atau karena sakit.

Tak apa, semuanya bisa menyenangkan. Hal yang penting adalah masa libur harus direncanakan dengan baik, apakah ke luar kota, cukup di kota saja ataukah di rumah saja.

Tanpa perencanaan yang matang, masa liburan bisa berubah menjadi tidak menyenangkan bagi anak-anak. Bahkan bisa jadi sumber malapetaka.

Dan yang lebih penting, ke mana pun berlibur, kegiatan yang mengandung hiburan dan segala Keceriaannya, tetaplah harus mengandung unsur pendidikannya. Lalu bagaimana caranya?

Ketua Komisi Nasional Anak (Komnas Anak), Seto Mulyadi memberikan beberapa tip liburan yang menyenangkan. Menurutnya, liburan melalui hal yang menyenangkan menggembirakan dan mengesankan, namun tetap mengandung unsur edukasi untuk membina kreativitas anak.

Bagi anak-anak yang tidak mempunyai biaya untuk liburan keluar kota atau tempat lain, dapat memanfaatkan pekerjaan rumah yang terbengkalai saat masih sibuk untuk mengerjakannya di saat liburan. Misalnya, dengan merapikan buku-buku di rak, merapikan pakaian di dalam lemari, menata dan merapikan kamar tidur atau memilah-milah pakaian yang tak terpakai untuk memberikannya kepada komunitas anak jalanan. Lebih menyenangkan, jika hal ini dilakukan secara bersama teman. "Ini merupakan liburan yang kreatif dan menyenangkan. Biar waktu masuk sekolah terlihat lebih prima dan suasana baru," ujarnya.

Untuk anak-anak yang orangtuanya secara ekonomi mampu dan memilih liburan di luar kota, Seto mengatakan, boleh-boleh saja asalkan masih mengandung unsur edukasinya. Misalkan dengan mencatat atau menggambarkan pengalaman mereka melalui catatan kecil atau membuat puisi tentang alam untuk mendiskripsikan pengalaman mereka. "Catatan ini bukan untuk dihafalkan, tapi untuk melatih kreativitas anak," katanya.

Perhatian Khusus

Bagi anak-anak yang memilih liburan di rumah dan "berwisata" online atau menjelajah internet atau sekadar main game, ia mengatakan ini memerlukan perhatian khusus orangtua. Orangtua harus meluangkan waktu untuk mengawasi, mengecek apa yang mereka lakukan.

Kalau bisa menemani dan turut bermain bersama anak, misalnya chating bersama sambil menjelaskan manfaat dan kerugian menggunakan internet. "Orangtua bisa menciptakan rumah sebagai sesuatu yang unik, lucu, berbeda saat lagi sibuk.

Fenomena yang terjadi di Tiongkok misalnya, dilaporkan telah terjadi perubahan besar dalam pola liburan anak-anak. Saat ini, diketahui ada kecenderungan anak-anak lebih memilih tinggal di rumah menjelajahi dunia maya atau main game, ketimbang pergi ke luar kota.

Seperti dilansir Reuters Tiongkok merupakan negara pengguna internet terbesar di dunia, yang tidak lain karena kecenderungan anak-anak mengisi waktu liburnya dengan menjelajah internet. Bahkan, dilaporkan, pemerintah setempat risau dan berusaha mencari cara agar anak-anak sekolah tidak kecanduan internet.

Dalam sebuah polling yang diikuti 103 sampel anak-anak berumur 4 hingga 14 tahun ini, terungkap bahwa hanya 4 persen dari mereka yang memilih aktivitas di luar rumah dan 9 persen yang ingin ikut serta dalam kemah pendidikan musim panas. Ada sekitar 20 juta pengguna internet di Tiongkok adalah mereka yang berumur di bawah 18 tahun dan 13 persen di antaranya tergolong pecandu internet.

Seto lebih lanjut menegaskan, semua ini tentu tidak terlepas dan peran orangtua. Para orangtua harus meluangkan waktu untuk liburan anak-anak untuk menemani dan mengawasi mereka. Menurutnya liburan anak-anak akan lebih berkesan jika dilalui bersama orangtua. "Kalau tidak bisa 100 persen setidaknya 20 persen orangtua meluangkan waktu untuk anak-anak," tuturnya.

Sementara itu, Psikolog Universitas Indonesia (UI), Guritno Ningsih menganjurkan orangtua dan anak-anak agar mencari hiburan yang tidak menggunakan banyak uang atau bepergian dengan menggunakan pesawat. Meskipun dekat carilah tempat yang bisa mengenalkan anak-anak pada lingkungan yang berbeda dengan kesehariannya agar berkesan bagi mereka. Selain itu, ia juga menyarankan agar tidak menghabiskan liburan di mal-mal. Menyangkut wisata online ia mengatakan perlu pengawasan orangtua.

Untuk liburan wisata keluar kota, orangtua perlu turut hadir atau paling tidak tahu ke mana mereka akan pergi dan bersama siapa. Kalau perlu tidak mengizinkan mereka pergi tanpa wali.

Senada dengan Seto dan Guritno, Ketua Federasi Independen Indonesia (FGI), Suparman mengatakan, liburan ini cari yang menyenangkan, hemat biaya, dan yang terpenting adalah masih mengandung unsur pengetahuan. "Jangan hanya cari hiburan saja, tetapi yang sekaligus pengetahuan. Liburan sekaligus mendapat pengetahuan, misalnya pergi mengunjungi candi-candi dan tempat bersejarah lainnya," katanya.

Kalau anak yang masih duduk di bangku sekolah dasar (SD), harus liburan bersama orangtuanya, SMP bersama senior dan gurunya. SMA bisa dilepas sendiri, namun masih dalam kontrol orangtua dengan mengecek ke mana mereka dan bersama siapa mereka pergi. [DMF/M-15]
http://www.suarapembaruan.com/News/2008/06/23/Kesra/kes01.htm

21 Juni 2008

Optimalkan anggaran liburan sekolah

Mike R. Sutikno

oleh : Mike R. Sutikno

Mengisi liburan sekolah anak dengan berbagai kegiatan positif sebenarnya tidak sulit. Untuk itu dibutuhkan kerja sama anak bersama orang tua agar liburan sekolah menjadi optimal.

Jangan sampai waktu libur yang amat berharga ini terlewat begitu saja dengan kebosanan main game, menonton televisi, atau nongkrong di mal seharian. Boleh saja bermalas-malasan sejenak melepaskan kepenatan rutinitas harian setelah sekian lama dijejali kurikulum sekolah yang padat.

Namun, ada baiknya orang tua mendorong anak untuk melakukan berbagai kegiatan hiburan yang juga disisipi hal-hal yang positif. Yang pasti, berbagai akivifitas liburan sekolah anak hampir selalu membutuhkan sejumlah dana dari orang tua.

Tantangannya, bagaimana orang tua da-pat mengubah liburan sekolah anak yang identik dengan biaya tinggi menjadi kegiatan yang berdampak investasi. Artinya dana yang anda tanam untuk mengisi liburan sekolah anak pada akhirnya membuat anak kembali bersemangat ke bangku sekolah menghadapi tahun ajaran baru. Itu merupakan return yang sepadan dengan biaya yang dikeluarkan.

Orang tua vs anak

Rencana buruk adalah rencana yang sudah dibuat, tetapi tidak dijalankan. Jadi jika Anda memiliki rencana untuk mengisi liburan sekolah anak, pastikan mereka bersemangat menjalankannya. Sebab hal terbaik yang bisa kita berikan kepada anak dalam liburan sekolah adalah gairah berlibur itu sendiri.

Semangat ini akan lenyap dengan cepat begitu anak mengetahui bahwa mereka memiliki waktunya, tetapi tidak hak gunanya. Sama seperti ketika mereka mendapat hadiah uang dari neneknya, dan dengan segera Anda meminta mereka menabungnya. Anak-anak akan berpikir, bahwa uang atau liburan hanyalah sebuah ilusi yang diberikan orang dewasa, bukan milik mereka.

Jangan kira anak-anak tidak tahu apa yang mereka inginkan, hanya saja jika itu bukan keinginan orang tua - maka itu divonis bukan keinginan anak. Konsep begini tidak akan pernah berhasil pada anak praremaja, remaja dan pradewasa.

Walaupun mereka darah daging kita sendiri, tetapi anak-anak adalah juga individu yang berbeda. Daripada diposisikan sebagai pihak yang suka main hakim sendiri, bertemanlah dengan anak. Jadilah sobat dan teman curhat yang boleh saja tidak setuju dengan mereka tapi bisa diajak kompromi.

Jadi tidak perlu iri jika anak-anak Anda lebih senang mendengarkan temannya daripada diceramahi oleh Anda. Sebaliknya ini akan membantu Anda merancang kegiatan liburan sekolah, sebab kemungkinan anak Anda menginginkan liburan sama seperti teman-temannya. Jadi, angkat telepon dan putar nomor orang tua sahabat karib anak Anda (saya harap Anda tahu), dan mulailah berburu informasi tentang liburan sekolah mereka. Anda tidak harus berlibur bersama atau mengikuti gaya liburan mereka, yang penting adalah keinginan anak Anda dan bagaimana berkompromi dengan aspirasi serta anggaran Anda.

Anggaran liburan

Tidak punya rencana liburan adalah rencana liburan sekolah terburuk. Kebalikan dari para penganut aliran spontanitas dan falsafah hidup mengalir seperti air. Dalam segala sesuatu yang membutuhkan uang untuk melakukannya, adalah bencana jika Anda tidak merencanakannya. Intinya kebebasan memiliki harga, artinya Anda bisa bersikap spontan dalam liburan sekolah selama ada bujetnya.

Liburan sekolah bisa menjadi sarana liburan sekeluarga, bisa tidak. Misalnya, sekolah kebetulan mengadakan acara study tour, pesantren kilat atau anak Anda lebih memilih berlibur bersama teman-temannya tanpa Anda dampingi.

Bagaimanapun gaya liburannya mempersiapkan anggaran liburan sekolah adalah keharusan untuk anak dan orang tua agar dapat memperhitungkan biayanya. Adapun besar kecilnya anggaran liburan akan berkaitan dengan beberapa hal, antara lain :

  • Jarak tempat tujuan liburan. Daerah tujuan liburan terbagi 3, yaitu di dalam kota, di luar kota dan ke luar negeri. Makin jauh jaraknya makin mahal biaya liburannya. Misalnya, liburan ke luar negeri akan membuat Anda mengeluarkan biaya ekstra seperti fiskal yang besarnya lumayan. Asyiknya berkunjung ke negara asing menjadi cara efektif untuk menjajaki kemampuan berbahasa asing dan mengalami sendiri pergaulan internasional.


  • Lamanya liburan. Semakin lama pergi berlibur, makin besar pula dana penunjang aktivitas liburan yang dibutuhkan, antara lain : (a) lamanya menginap ; (b) makan dan minum (makan pagi, siang,dan malam) ; (c) biaya transportasi selama jalan-jalan di tempat berlibur (d) tiket masuk ke tempat wisata ; (e) uang saku.


  • Tempat menginap. Besar kecilnya biaya penginapan tentunya bervariasi dan tentunya bisa disiasati. Pilihannya mulai dari menginap di hotel, menyewa villa, cottage, atau di rumah sanak saudara.


  • Transportasi pulang balik. Untuk jarak jauh, paling nyaman menggunakan pesawat, tetapi kereta, bis atau mobil pribadi lebih ekonomis. Intinya bukan transportasi apa yang paling murah tetapi mana yang paling nyaman sesuai dengan bujet.


  • Berapa jumlah orang yang biaya liburannya Anda tanggung. Makin banyak yang ikut yang biaya liburannya Anda tanggung, makin besar anggaran liburan Anda.

    Jangan bobol

    Dompet yang kebobolan saat berlibur, malah membuat kepala pusing. Supaya tidak terjadi hal seperti itu beberapa tip berikut ini bisa dicoba:

  • Berilah uang saku tersendiri untuk anak selama di tempat liburan, agar dia dapat memutuskan apa yang ingin dibeli tanpa merengek-rengek pada Anda. Bicarakan jatah uang saku ini sebelum berangkat agar anak dapat menetapkan prioritas penggunaannya.

  • Jangan bernafsu untuk membelikan oleh-oleh semua orang. Buatlah daftar nama orang-orang yang akan Anda beri oleh-oleh. Carilah oleh-oleh yang sederhana tapi khas tempat yang Anda kunjungi, tidak perlu mahal tapi unik. Anda bisa anggarkan pos pengeluaran oleh-oleh ini tersendiri dalam anggaran liburan Anda sehingga tidak mengganggu pengeluaran lainnya.

  • Mengandalkan kartu debet atau membawa uang tunai dalam jumlah besar selama liburan, terlalu berisiko. Rencanakan mana transaksi yang bisa menggunakan uang tunai, dan bayarlah sisanya menggunakan kartu kredit. Kartu kredit terutama sangat berguna untuk kemudahan berbagai pembayaran saat liburan di luar negeri. Namun, kendalikan penggunaannya agar sesuai dengan anggaran liburan Anda.
  • http://web.bisnis.com/kolom/2id1270.html
  •