28 November 2008

Polisi: Ubah Jam Sekolah. Langkah Lain Atasi Kemacetan Lalu Lintas Juga Harus Dilakukan

Jakarta, Kompas - Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya setuju, untuk menekan kemacetan lalu lintas, jam masuk sekolah di DKI diubah. Namun, ini harus diikuti langkah lain yang dilakukan secara simultan. Seluruh langkah itu harus menjadi bagian dari sebuah desain besar yang dibuat dewan transportasi kota.

"Kami setuju perubahan jam masuk sekolah menjadi lebih pagi untuk memecah konsentrasi kemacetan lalu lintas. Perubahan cukup dibuat saat berangkat sekolah atau bekerja saja, tak perlu saat pulang, sebab mereka yang pulang kerja atau pulang sekolah umumnya tidak lagi dibebani batas waktu," kata Direktur Lalu Lintas Polda Metro Komisaris Besar Condro Kirono yang dihubungi hari Kamis (27/11).

Meski demikian, dia mengingatkan, kebijakan ini harus menjadi bagian dari sebuah kebijakan besar yang harus dilakukan secara simultan dan terintegrasi.

"Jam masuk sekolah diubah, tetapi penertiban parkir dan kaki lima yang mengganggu lalu lintas juga harus gencar. Pembangunan terowongan dan jalan layang di setiap persimpangan juga harus berlanjut," ujar Condro.

Revitalisasi

Kerja sama antarinstansi, lanjutnya, harus terintegrasi dan bersinergi satu sama lain. "Oleh karena itu, kita membutuhkan revitalisasi dewan transportasi kota," kata Condro. Revitalisasi tersebut antara lain berupa penambahan anggota dewan.

"Anggota dewan transportasi kota harus ditambah dari unsur lembaga konsumen, pers, dan departemen serta dinas Pekerjaan Umum. Semua pemangku kepentingan harus terwakili di dewan ini," ujar Condro.

Uji coba

Ketua Dewan Transportasi Kota Jakarta Edie Toet Hendratno yang dihubungi terpisah mengatakan, Pemprov DKI Jakarta agar segera menguji coba kebijakan perubahan jadwal sekolah.

"Coba dulu. Jika ternyata mampu mengurangi kemacetan, lanjutkan, sempurnakan. Bila gagal, hentikan," kata Edie.

Menurut dia, uji coba dilakukan minimal dua bulan, maksimal tiga bulan. Selama uji coba, Pemprov DKI menjamin tersedianya angkutan umum untuk siswa pada pagi hari.

"Bagaimana mau menerapkan kebijakan, sementara angkutan umum untuk melayani siswa tidak ada?" kilah Edie. Ia mengingatkan, langkah perubahan jadwal ini hanya satu dari sekian cara dan alternatif lain yang harus dilakukan untuk mengurangi kemacetan lalu lintas. (PIN/WIN)

http://cetak.kompas.com/read/xml/2008/11/28/01270746/polisi.ubah.jam.sekolah

Tidak ada komentar: