"Beban SKS ini bisa berkurang karena sebagian SKS yang wajib ditempuh diperoleh melalui pengalaman belajar mandiri, prestasi akademik, karya inovatif, pendidikan dan pelatihan yang diperoleh sebelumnya," kata Menteri Pendidikan Nasional Bambang Sudibyo dalam upacara peringatan Hari Guru Nasional 2008 di Jakarta, Selasa (25/11).
Bambang menambahkan, dalam rangka meningkatkan dan mengembangkan kompetensi guru, saat ini juga sedang didesain pola pengembangan profesional berkelanjutan bagi guru-guru di seluruh Tanah Air. Pola ini diharapkan bisa meningkatkan kompetensi dan kinerja guru yang sejalan dengan peningkatan jenjang jabatan fungsional dan pengalaman kerjanya.
Baedhowi, Direktur Jenderal Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan Depdiknas, mengatakan, pemerintah juga menyediakan beasiswa bagi guru untuk bisa mencapai kualifikasi akademik D-IV/S-1. Pada 2009, pemerintah mengalokasikan beasiswa Rp 2 juta per tahun untuk sekitar 300.000 guru.
Dari 2,7 juta guru TK-SMA/ SMK saat ini, sebanyak 63 persen guru belum memenuhi kualifikasi akademik D-IV/S-1. Para guru ini terkendala mengikuti kuliah karena biaya dan lokasi tempat tinggal yang jauh dari perguruan tinggi.
Untuk bisa mewujudkan guru profesional, kata Bambang, asosiasi atau organisasi profesi guru butuh bermitra dengan pemerintah guna bersama-sama meningkatkan profesionalisme dan kesejahteraan guru. "Asosiasi atau organisasi profesi guru harus mampu memotivasi, memfasilitasi, dan memberikan advokasi kepada anggotanya," ujar Bambang. (ELN)
http://cetak.kompas.com/read/xml/2008/11/26/02055029/pencapaian.kualifikasi.akademik.dipercepat

Tidak ada komentar:
Posting Komentar