08 Agustus 2008

Siswa Pindahan Sekolah Lain (Jawaban Pihak Sekolah di Surat Pembaca Kompas)

Menanggapi surat di Kompas (1/8) "Rapor Diperbaiki, Anak Keluar" yang disampaikan oleh Bapak Bainul Idrus dengan ini disampaikan, pihak sekolah baik guru wali kelas V maupun kepala sekolah tidak tahu persis bahwa anak bersangkutan selalu masuk dalam 10 besar pada kelas-kelas sebelumnya karena anak dimaksud merupakan siswa pindahan dari sekolah lain.

Di sekolah kami anak tersebut langsung masuk ke kelas V. Waktu pindah sampai saat pembagian rapor semester satu wali kelas V belum pernah ditemui oleh orangtua murid tersebut dan jika ada yang penting, orangtuanya selalu meminta pertolongan saudaranya. Saat pengambilan rapor semester I, guru wali kelas V sudah menyampaikan informasi tentang prestasi belajar murid dimaksud melalui saudaranya yang mewakili orangtua untuk pengambilan rapor.

Kami tidak tahu, apakah informasi tersebut sampai atau tidak kepada orangtua anak tersebut. Sampai dengan saat pengambilan rapor semester II pihak orangtua anak didik kami itu tidak ada reaksi apa pun. Pihak sekolah tidak pernah menolak pihak mana pun yang ingin berbicara atau menyampaikan informasi tentang hal-hal yang berhubungan dengan kegiatan di sekolah.

Tentang kepindahan sekolah bukan kemauan pihak kami, tetapi atas permintaan orangtua anak itu dan terus memaksa pihak sekolah untuk menaikkan nilai rapor anaknya. Kokoy Rokayah Kepala Sekolah SDN Kebayoran Lama Selatan 03 Pagi, Jakarta Selatan

http://cetak.kompas.com/read/xml/2008/08/08/00384936/redaksi.yth

Tidak ada komentar: