JAKARTA, KAMIS - Pada saat Indonesia menuju 100 Tahun Kebangkitan Nasional, ironisnya wawasan kebangsaan para generasi muda mulai rapuh. Hal ini ditunjukkan dengan sedikitnya para pemuda kita yang tidak benar-benar mengetahui sejarah nasional bangsa Indonesia.
Demikian disampaikan mantan Menteri Negara Perumahan Rakyat dan Menteri Transmigrasi di era Kabinet Pembangunan V dan VI, Siswono Yudo Husodo saat Peluncuran perdana Film Dokumenter berjudul "Menuju Ikrar Bersama Anak Bangsa" karya Lembaga Perajut Bangsa (ELPEBE), di Jakarta, Kamis (15/5).
Siswono menyampaikan tidak ada orang yang berziarah ke makam pahlawan kita selain keluarga para pahlawan itu sendiri. "Padahal mereka yang berkorban untuk kemerdekaan kita sampai hari ini. Selain itu jarang ada para generasi muda yang berkunjung ke museum-museum yang menyimpan barang sejarah" ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal ELPEBE, Mustika Ali Sani menyampaikan, untuk menyambut 100 Tahun Kebangkitan Nasional, ELPEBE ingin menyumbangkan film dokumenter "Menuju Ikrar Bersama Anak Bangsa" untuk menyatukan visi wawasan kebangsaan bagi generasi muda sebagai penerus tongkat estafet perjuangan bangsa.
Film yang menampilkan gugusan kepulauan Indonesia, termasuk bercokolnya bangsa-bangsa yang datang dan menjajah bumi nusantara kita, serta menampilkan sejarah kebangkitan bangsa yang diawali gerakan pembebasan dan perlawanan di berbagai daerah.
Selain itu, film dokumenter berdurasi 45 menit ini juga menampilkan para pahlawan bangsa, seperti Sultan Ageng Tirtayasa dari Banten, Pangeran Diponegoro dari Jawa tengah, Tuanku Imam Bonjol dari Minang, Pangeran Hasanuddin dari Makasar, dan lain-lain.
Siswono yang juga sebagai Ketua Majelis Penasehat ELPEBE menginginkan dengan adanya film dokumenter ini, akan menumbuhkan jiwa nasionalisme generasi muda sekarang dan yang akan datang. "Saya harap film ini segera disebarluaskan ke seluruh wilayah Indonesia," ujarnya. (C5-08)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar